Olga260991's Blog

Just another WordPress.com weblog

PROSES SOSIAL & INTERAKSI SOSIAL April 7, 2010

Filed under: sosiologi dan politik — olga260991 @ 3:45 am

Tamotsu Shibutani mengatakan bahwa sosiologi mempelajari transaksi-transaksi social yang mencakup usaha-usaha berkerja sama antra para pihak karena semua kegiatan-kegiatan manusia didasarkan pada gotong-royong.Masyarakat mempunyai bentuk-bentuk structural(segi statis)antara lain:
1.Kelompok-kelompok social
2.Kebudayaan
3.Lembaga social
4.Stratifikasi&kekuasaa
Tetapi semuanya mempunyai suatu derajat dinamika tergantung pada situasi dan kondisi.Perubahan dan perkembangan masyarakat yang mewujudkan segi dinamikanya.Hal ini disebabkan karena masyarakat melakukan hubungan satu dengan lainnya baik individu maupun kelompok.Sebelum suatu hubungan tersebut berbrntuk konkrit maka akan dialami proses kea rah bentuk konkrit sesuai dengan nilai-nilai social budaya.Proses tersebut disebut dengan Proses Sosial.
Proses social adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila idividu atau kelompok social saling bertemu dan menentukan system serta bentuk-bentuk hubungan tersebut.Apa yang akan terjadi jika ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang telah ada.Proses social merupakan pengaruh timbal balik (interaksi)antara pelbagai segi kehidupan bersama seperti social politik ,ekonomi-hukum.Karena proses social mencakup bidang yang luas maka sosiologi dalam membahas proses social membatasi hanya pada bentuk-bentuk interaksi social.
PENGERTIAN INTERAKSI SOSIAL
Interaksi social adalah hubungan social yang dinamis antara individu maupun kelompok.Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia,interaksi didefinisikan sebagai hal saling melakukan aksi,berhubungan,mempengaruhi.Sedangkan menurut Gillin dan Gillin mengartikan interaksi social sebagai hubungan social yang dinamis yang menyangkut hubungan antar individu,individu dan kelompok,atau antar kelompok.
SYARAT TERJADINYA INTERAKSI SOSIAL
Menurut Soerjono Soekanto interaksi social tidak mungkin terjadi tanpa adanya dua syarat yaitu :
1.KONTAK SOSIAL berasal dari bahasa latin:
– con atau cum artinya : bersama-sama
– tango atau tangere artinya : menyentuh
Jadi kontak berarti bersama-sama menyentuh
Kontak social memiliki sifat-sifat antara lain :
*kontak social bersifat positif dan bersifat negative
*kontak social bersifat primer : terjadi apabila orang-orang yang berhubungan bertemu
*kontak social bersifat sekunder : terjadi apabila yang berhubungan membutuhkan perantara
2.KOMUNIKASI merupakan suatu proses bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain(berwujud : pembicaraan,gerak-gerik badan,sikap)

FAKTOR-FAKTOR PENDORONG INTERAKSI SOSIAL
1.Imitasi adalah suatu tindakan meniru orang lain sehingga menyebabkan perilaku positif dan perilaku negative(tergantung yang ditiru).Contoh : seorang anak meniru orang dewasa menyeberang lewat jembatan
2.Sugesti adalah suatu proses seseorang member suatu pandangan atau sikap.yang berasal dari dirinya yang kemudian diterima oleh pihak lain.Contoh : Iklan yang menggambarkan suatu produk sabun mampu memutihkan kulit dalam hitungan minggu dapat mengiring pendengar atau penonton untuk membeli produk itu karena terpengaruh.
3.Identifikasi adalah suatu kecenderungan atau keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain.contoh :pemain bulutangkis junior biasanya mempunyai pemain idola setiap idolanya bertanding dia akan mengamati secara cermat bagaimana strategi bermain dan gaya permainan idolanya mereka ingin meniru dan yakin bisa menjadi seperti idolanya
Perbedaan Identifikasi dengan Imitasi adalah :
Identifikasi lebih mendalam dari imitasi karena kepribadian seseorang bisa terbentuk atas dasar proses ini(berlangsung dengan sendirinya tanpa disadari dan dengan sengaja).
4.Simpati adalah suatu proses dimana seseorang tertarik dengan pihak lain.
5.Empati merupakan simpati mendalam yang dapat mempengaruhi kejiwaan dan fisik seseorang.Contoh : seorang ibu merasa kesepian dan merindukan anaknya yang bersekolah diluar kota ia selalu memikirkn anaknya tersebut jatuh sakit

BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
Bentuk Interaksi social dapat berupa :
1.Kerjasama (Cooperation)
2.Persaingan (Competition)
3.Pertentangan atau pertikaian (Conflict)
4.Akomodasi (Accomodation) merupakan proses pertikaian untuk sementara waktu teatapi kedua belah pihak belum sepenuhnya puas
Menurut Gillin&Gillin menggolongkannya lebih luas lagi menjadi dua macam proses social yang timbul sebagai akibat adanya interaksi social yaitu :
1.Proses Asosiatif (Process of Association)merupakan proses menuju terbantuknya persatuan atau integrasi social yang terbagi ke dalam tiga bentuk khusus lagi yaitu :
– Akomodasi
– Asimilasi merupakan usaha untuk mengurangi perbedaan antar individu atau antar kelompok guna mencapai kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan bersama.
– Akulturasi adalah berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan cirri kepribadian masing-masing.
2.Proses Disasosiatif(Process of Disassociation)merupakan cara berjuang melawan seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu yang terbagi ke dalam tiga bentuk yaitu :
– Persaingan (Competition)
– Kontravensi (Contravension)
– Pertentangan atau konflik (Conflict)

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.