Olga260991's Blog

Just another WordPress.com weblog

FILE SISTEM LINUX April 7, 2010

Filed under: komputer,Uncategorized — olga260991 @ 4:38 am

HIERARKI SISTEM FILE
Dalam Linux seluruh direktori disusun dalam struktur pohon terbalik yang menurun dan bercabang ke bawah dari satu level tertinggi. Suatu direktori mungkin berisi, atau menjadi induk dari direktori lain yang mungkin berisi file-file atau direktori-direktori di dalamnya.Pada sistem file Linux, segalanya terhubung ke akar, yang disimbolkan sebagai tanda slash (/). Linux menggunakan istilah root (akar) untuk beberapa hal yang berbeda, yang mungkin membingungkan pengguna baru. Ada account root (super user, yang memiliki hal untuk melakukan apapun), direktori login account root (/root) dan direktori root untuk seluruh sistem file (/).
DIREKTORI-DIREKTORI PENTING PADA SISTEM FILE LINUX
Sistem operasi Linux tersusun dari beberapa direktori dan banyak file berbeda. Memahami dan mampu melakukan navigasi sistem file Linux adalah sangan penting, hal ini akan membuat Anda lebihnyaman bekerja di Linux. Linux terdiri dari file-file sederhana yang diaorganisasikan dengan cara yang hamper standar. Bagian ini meringkas direktori-direktori yang penting pada sistem Linux Anda.
/ Direktori / adalah direktori root. Direktori ini berisi program-program Linux yang sesungguhnya. Jangan dicampur dengan file-file Anda. Pada direktori root terdapat beberapa direktori yang terdiri dari sistem file root dan mount point yang disediakan untuk sistem file yang lain.
/bin direktori ini berisi program-program dasar Linux, bin singkatan dari binary, adalah file yang dapat dieksekusi dan berisi tesk yang hanya dimengerti oleh computer.
/boot berisi kernel dan file-file lain yang digunakan selama sistem melakukan startup.
/dev Linux menetapkan segala hal sebagai file. Direktori ini berisi file-file khusus yang dikenal dengan file-file device (peralatan), yang digunakan untuk mengakses semua jenis hardware yang berbeda pada sistem Anda.
/etc direktori ini dan sub-sub direktorinya menyimpan file-file konfigurasi Linux.
/home setiap user pada sistem Linux memiliki derektori home masing-masing untuk menyimpan file-file pribadi dan setting mereka, sebagai contoh /home/firman dan /home/sita. Simbol ~ sering digunakan untuk mewakili direktori home pengguna.
/lib direktori ini menyimpan library-library yang bias digunakan secara bersama saat dijalankan.
/lost+found digunakan oleh fsck untuk menempatkan file-file tanpa induk.
/mnt direktori ini khususnya berisi mount point untuk sistem file yang di-mount setelah sistem melakukan boot.
CATATAN Pada sistem SuSE Linux untuk mengakses file dan folder pada media-media seperti CD, DVD, atau disket yang telah di-mount Anda bisa menemukannya pada direktori/media.
/opt direktori yang menyediakan area yang biasanya besar, tempat menyimpan paket-paket software aplikasi statis.
/proc direktori ini sebenarnya adalah sistem file virtual. Sistem file virtual berisi informasi sistem yang digunakan program-program khusus ini digunakan untuk membaca informasi proses dari memori.
/sbin direktori ini digunakan untuk menyimpan file-file binary sistem (yang biasanya dijalankan secara otomatis oleh sistem Linux). Kebanyakan file-file pada direktori ini digunakan untuk keperluan adminstrasi sistem.Direktori ini hanya bisa dieksekusi dengan user root. Eksekusi pada /sbin hanya digunakan untuk boot dan mount /usr dan menampilkan operasi pemulihan sistem. Paling sedikit, program-program berikut harus ada pada /sbin :
arp, clock, getty, halt, init, fdisk, fsck.*, grub, ifconfig, lilo, mkfs.*, mkswap, reboot, route, shutdown, swapoff, swapon, update.
/tmp direktori ini digunakan untuk menampung file-file sementara (temporary) yang dibuat saat suatu program dijalankan.
/usr direktori ini berisi sejumlah sub direktori dengan beberapa program dan file sistem yang dapat digunakan bersama dan berorientasi pada pengguna.
/var direktori ini menyimpan file-file yang cenderung berubah ukurannya setiap waktu. Berbagai file-file log sistem ditempatkan pada direktori ini. Direktori ini mempunyai beberapa sub direktori.
Tiga jenis file yang ada pada Unix/Linux:
1. File biasa, misalnya file untuk menyimpan dokumen, program ataupun data. File ini dibedakan lagi menjadi file teks (berisi kode-kode yang dapat kita baca) dan file biner (berisi kode-kode mesin).
2. Direktori, file yang berisi daftar file (file biasa ataupun subdirektori lain).
3. File spesial, file yang menyatakan piranti fisik seperti disk, tape, floppy dan printer.
Setiap pemakai yang berhasil login ke sistem Unix/Linux, biasanya memiliki direktori kerja di Home Direktori, dimana setiap pemakai tersebut dapat menciptakan file/direktori, melihat isi file/direktori, serta menghapus file/direktori. Direktori Kerja dari setiap pemakai dapat diketahui dengan perintah pwd.

Penamaan direktori dan file:
1. Semua karakter selain slash(/) boleh digunakan.
2. Beberapa karakter yang sebaiknya tidak dipergunakan adalah:
3. ?@#$^&*()`[]\|;’” spasi tab backspace
4. Huruf kecil dan huruf kapital berbeda arti.
5. Maksimal berdiri dari 14 karakter.
6. Jangan gunakan nama dot (.) dan dot dot (..) sebagai nama file, karena nama itu mempunyai makna khusus.
Perintah-perintah Dasar Stand-alone.
1.ls : melihat isi direktori.
2.Mkdir : menciptakan direktori.
3. Cd : mengubah direktori.
4.rmdir : menghapus direktori.
5.cat : menampilkan isi file dan menciptakan file.
6.cp : menyalin file.
7.rm : menghapus file.
8.mv : mengganti nama file/direktori dan memindah file ke direktori lain.
9.Ln : link ke file lain.
10.Lp : mencetak isi file.
11.Find : mencari file.
12.Chmod : untuk mengubah model akses terhadap file atau direktori.
13.Chgrp : untuk mengubah group dari file.
14.Chown : untuk mengubah kepemilikan dari file.

Perintah Yang berhubungan dengan file
1)Metacharacter, karakter yang mempunyai makna khusus bagi shell. Di antaranya:
a)*, Pencocokan dengan sebarang string (deretan karakter).
b)?, Pencocokan dengan sebuah karakter apa saja.
c)[, Awal dari sebuah kelas karakter.
d)], Akhir dari sebuah kelas karakter.
e)-, Menyatakan kawasan sebuah karakter dalam sebuah kelas.
f)!, Digunakan dalam tanda [] untuk menyatakan “selain karakter” yang mengikutinya (khusus untuk Bourne shell dan Korn Shell).Untuk mematikan fungsi Metacharacter, diantaranya dengan:
a)karakter \ ( backslash), untuk mematikan sebuah metacharacter.
b)sepasang tanda “, digunakan untuk mematikan sejumlah metacharacter.
c)sepasang randa perik tunggal (‘), digunakan untuk mematikan fungsi seluruh metacharacter yang terletak di dalamnya.
2)Titik koma sebagai pemisah antarperintah, dalam hal ini sebelum dan sesudah titik koma tidak boleh ada spasi.
3) Redirection.
a)Output Redirection, keluaran perintah biasanya diarahkan pada terminal layar/monitor. Selain ke layar, dapat juga diarahkan ke file. Dapat dilakukan dengan karakter: > (file yang ada akan tertimpa), >> (menambah file yang sugah ada), dan >! (untuk memaksa penulisan ke file yang sudah ada).
b)Input Redirection, masukan perintah biasanya berupa terminal keyboard. Dengan Unix/Linux, standar masukan tidak hanya dari keyboard, dapat juga dilakukan dengan data dari file. Dilakukan dengan karakter atau 2>>. Angka 2 di depan simbol > dan >> menyatakan kode deskripsi file dari standard error (stderr, merupakan file standar dari Unix/Linux untuk kesalahan. Selain itu adalah stdin, untuk masukan dan stdout, untuk keluaran). Kode deskripsi dari stdin sama dengan nol, sedangkan stdout sama dengan satu.
4)Penggunaan Pipa (Pipe).Digunakan untuk mengarahkan keluaran dari suatu perintah ke perintah lain. Keluaran dari perintah yang satu akan menjadi masukan bagi perintah yang lain. Simbol yang digunakan berupa vertikal bar ( | ). Sebelum dan sesudah tanda ini boleh ada spasi, karena sifatnya yang optional.
5)Filter adalah utilitas yang akan membaca data dari standar input dan biasanya memanipulasi data sebelum melepaskannya ke standar keluaran. Program filter dapat diterapkan yntuk redirection maupun pipa. Yang berfungsi sebagai filter di antaranya: cat, wc, sort, tail, head dan grep.
6)Substitusi Perintah.Dilakukan dengan cara memberikan backquote di awal dan akhir perintah. Contoh : `perintah` (tidak sama dengan ‘perintah’)
7)Pengelompokkan Perintah.Simbol ( ) digunakan untuk mengombinasikan stdout atau stderr dari sejumlah perintah menjadi satu keluaran.

sumber : google

About these ads
 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.